Jumat, 26 November 2010

CONTOH RPP TEMATIK SD1

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Tematik
Tema : Diri Sendiri
Kelas : 1 Semester 1
Alokasi waktu : 2 x 35 menit

Standar Kompetensi :
1. IPS : Memahami identitas diri dan keluarga serta sikap saling
menghormati dalam kemajemukan keluarga.
2. IPA : Mengenal anggota tubuh dan kegunaannya serta cara
perawatannya.
3. PKN : Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan.
4. Matematika : Melakukan penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai 20.
5. Bahasa Indonesia :
• Mendengarkan : Memahami bunyi bahasa, perintah dan dongeng yang dilisankan.
• Berbicara : Mengungkapkan fikiran, perasaan, dan informasi secara lisan dengan perkenalan dan tegur sapa, pengenalan, benda dan fungsi anggota tubuh, dan deklamas.
• Membaca : Memahami teks pendek dengan membaca nyaring.
• Menulis : Menulis permulaan dengan menjiplak menebalkan, mencontoh, melengkapi, dan menyalin.
6. Seni Budaya dan Keterampilan :
• Mengapresiasi karya seni rupa.
• Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa.

Kompetensi Dasar :
1. IPS :
• Mengidentifikasi identitas diri , keluarga, dan kerabat.

2. IPA :
• Mengenal bagian-bagian anggota tubuh dan kegunaannya serta cara perawatannya.

3. PKN :
• Menjelaskan perbedaan jenis kelamin, agama, dan suku bangsa.

4. Matematika :
• Membilang banyak benda .
• Mengurutkan banyak benda.

5. Bahasa Indonesia :
• Membedakan bunyi bahasa.
• Memperkenalkan diri dengan bahasa yang santun.
• Mendeskripsikan benda-benda sekitar dan fungsi anggota tubuh dengan kalimat sederhana.
• Menjiplak berbagai bentuk gambar, lingkaran dan bentuk huruf.
• Menebalkan berbagai bentuk gambar, lingkaran, dan bentuk huruf.
6. Seni Budaya dan Keterampilan :
• Mengidentifikasi unsur rupa pada benda alam sekitar.
• Mengekspresikan diri melalui teknik menggunting / menyobek..

Indikator :
1. IPS :
• Menyebutkan nama lengkap dan panggilan besreta usia.
• Menceritakan alamat tempat tinggal dan alamat sekolah .
• Menyebutkan nama ayah dan ibu, serta anggota keluarga yang tinggal di rumah.

2. IPA :
• Menunjukkan bagian-bagian tubuh ( mata, hidung, telinga, gigi, dll)
• Menceritakan kegunaan bagian-bagian tubuh yang diamati.
• Menunjukkan cara merewat tubuh.
• Membiasakan merawat tubuh agar tumbuh sehat dan kuat.

3. PKN :
• Menjelaskan ciri-ciri fisik perbedaan antara perempuan dan laki-laki.
• Menceritakan kegiatan yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan.
• Menyebutkan jenis permainan yang dilakukan oleh anak laki-laki dan anak perempuan.

4. Matematika :
• Menyebutkan banyak benda.
• Membandingkan dua kumpulan benda melalui istilah lebih banyak dan lebih sedikit.
• Membaca dan menulis lambing bilangan.
• Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur dari yang terkecil.
• Mengurutkan sekelompok bilangan yang berpola teratur mulai dari yang terbesar.
• Membilang loncat 2, 3, dan 4.

5. Bahasa Indonesia :
• Mencocokkan gambar dengan informasi.
• Mendengarkan cerita gambar seri tentang persiapan pergi ke sekolah.
• Mendengarkan dan menyanyikan lagu.
• Menyebutkan data diri dan identitas keluarga dengan kalimat sederhana.
• Menyebutkan warbna, bentuk dan permukaan benda.
• Menyebutkan nama anggota

6. Seni Budaya dan Keterampilan. :
• Mengelompokkan berbagai jenis bintik, garis, warna dan bentuk pada benda dua dimensi di alam sekitar.
• Mengelompokkan berbagai ukuran bintik, garis, bidang, warna dan bentuk pada hasil karya dua dimensi di alam sekitar.

I. Tujuan Pembelajaran :
• Siswa dapat memperkenalkan diri, menceritakan anggota keluarga yang ada di rumahnya.
• Siswa dapat menunjukkan bagian-bagian anggota tubuh dan kegunaannya.
• Siswa dapat menjelaskan dan membiasakan merawat tubuhnya.
• Siswa dapat menjelaskan cirri-ciri fisik dari laki-laki dan perenpuan.
• Siswa dapat menyebutkan banyak benda.
• Siswa dapat membandingkan dua kumpulan benda.
• Siswa dapat membaca dan menuliskan lambang bilangan.
• Siswa dapat mengurutkan bilangan dengan pola teratur.
• Siswa dapat membilang loncat 2, 3 dan 4.
• Siswa dapat mencocokan informasi dengan gambar.
• Siswa dapat menyimak cerita dari gambar seri.
• Siswa dapat mendengarkan dan menyanyikan lagu.
• Siswa dapat menyebutkan identitas diri dengan bahasa yang santun.
• Siswa dapat menyebutkan cirri-ciri suatu benda.
• Siswa dapat menjiplak dan menebalkan huruf, gambar.
• Siswa dapat menyalin/mencontoh huruf, suku kata dan kata.
• Siswa dapat menggambar dari serangkaian titik, garis membentuk karya dua dimensi.
• Siswa dapat membuat benda karya mainan dengan teknik menyobek dan menggunting.

II. Materi Ajar ( Materi Pokok ) :
• Identitas diri, keluarga dan kekerabatan.
• Bagian-bagian anggota tubuh, kegunaan dan cara perawatan.
• Hidup rukun dalam perbedaan
• Oprasi hitung.
• Tanggapan secara nonverbal terhadap informasi yang didengar.
• Kalimat sederhana untuk memperkenalkan diri.
• Penulisan huruf, kata dan kalimat sederhana.
• Berbagai jenis dan ukuran unsure rupa dua dimensi pada berbagai benda.
• Membuat karya kerajinan .

III. Metode Pembelajaran :
• Ceramah
• Diskusi.
• Tanya jawab.
• Demontrasi.
• Pemberian tugas.



IV. Langkah-langkah pembelajaran :
A. Kegiatan awal :
• Guru mengucapkan salam
• Guru meminta siswa untuk berdoa bersama
• Guru mengabsen siswa
• Mempersiapkan materi ajar, media, dan gambar

B. Kegiatan inti :

( IPA, PKN, Matematika)
• Mengamati model/ gambar anggota tubuh.
• Menyanyikan lagu “ dua mata saya “
• Menunjukkan gambar dan menyebutkan nama-nama anggota tubuh
• Melakukan diskusi sederhana tentang perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan.
• Menyebutkan perbedaan tugas antara laki-laki dan perempuan.
• Melakukan tanya jawab tentang hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan.
• Mengamati benda yang diperlihatkan guru ( kancing, kerang, manik-manik, pensil, dll )
• Mengamati benda yang ada di sekeliling siswa ( meja, buku, tas, dll )
• Membilang benda yang ada di sekeliling siswa dengan jumlah 1- 5 .
• Menyimpan kartu bilangan pada jumlah benda dengan tepat.

( Bahasa Indonesia, IPS, Matematika )
• Mengamati gambar seri yang menceritakan tentang persiapan ke sekolah.
• Menyanyikan lagu “pergi sekolah “
• Menceritakan dengan kalimat yang sederhana isi dari gambar tersebut.
• Melakukan tanya jawab tentang persiapan siswa bila pergi ke sekolah.
• Mendengarkan penjelasan guru tentang identitas diri, keluarga, dan kerabat.
• Menjelaskan kembali pentingnya identitas diri.
• Menyebutkan keuntungan kita mempunyai identitas diri.
• Melakukan penghitungan benda di depan kelas dengan jumlah 1 – 5
• Menyebutkan bilangan yang tepat sesuai dengan banyak benda
• Mengisi soal yang berkaitan dengan banyak benda.

( Bahasa Indonesia, Matematika )
• Memperkenalkan diri di depan kelas identitas diri dengan kalimat yang santun.
• Secara bergiliran memperkenalkan diri.
• Meletakkan kartu bilangan pada jumlah benda dengan tepat.
• Seorang siswa meletakkan benda dan siswa lain menyimpan kartu bilangan yang tepat
• Melakukan pengamatan pada benda untuk menguraikan deskripsinya
• Mengungkapkan deskripsi benda dalam bentuk, warna, dan permukaa.
• Contoh : Bentuknya panjang , digunakan untuk menulis, bisa bergambar, dan polos. Semua murid memerlukannya.  deskripsi dari pensil.
• Mencoba untuk mendeskripsikan benda yang diperlihatkan temannya.
• Mengamati manik-manik, kancing atau kelereng yang diperlihatkan guru yang berjumlah 1 – 15.
• Menghitung banyak benda yang diperlihatkan guru dengan urutan yang benar.
• Menyebutkan bilangan yang sesuai dengan jumlah banyak benda.
• Menyimpan kartu bilangan pada benda yang sesuai dengan jumlahnya.
• Menuliskan lambang bilangan yang tepat sesuai dengan banyaknya benda.
• Membandingkan jumlah benda dan menyatakan lebih banyak atau lebih sedikit atau sama banyak pada kedua kelompok benda tersebut.
• Melakukan hal sama pada dua kelompok benda dengan jumlah yang berbeda.
• Melakukan pengamatan terhadap gambar anggota tubuh.
• Menyanyikan lagu “ Dua mata saya “
• Menyebutkan nama anggota tubuh yang terlihat pada gambar.
• Menunjukkan dan menyebutkan nama anggota tubuh melalui tubuh temannya.

(Seni Budaya dan Keterampilan, Bahasa Indonesia)
• Mengenal titik sebagai awal sebuah gambar.
• Menggabungkan beberapa titik untuk membuktikan sebuah garis terdiri dari sekumpulan titik-titik yang berderet.
• Membuat garis lurus, garis miring, garis zigzag dan garis lengkung.
• Membuat aneka garis ( garis lurus dan garis lengkung ) yang membentuk gambar lingkaran, segitiga, atau persegi.
• Membuat gambar yang berunsur garis.
• Mengamati gambar anggota tubuh
• Menjelaskan kegunaan dari tiap anggota tubuh dengan menggunakan bahasa yang sederhana.
• Mewarnai gambar tubuh dengan warna yang sesuai dan menjelaskan kegunaan dari tiap anggota tubuh.
C. Kegiatan akhir
• Membuat kesimpulan dari tiap materi yang disampaikan.
• Mengerjakan post tes
• Pemberian PR / tugas

V. Alat dan Sumber Belajar
• Buku Sumber :
1. Buku Pengetahuan sosial SD kelas 1, Penerbit Erlangga
2. Buku Sains SD Kelas 1, Penerbit Erlangga
3. Buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas 1 SD , Penerbit Grafindo Media Pratama
4. Buku Pelajaran Matematika SD Kelas 1, Penerbit Erlangga.
5. Buku Bina Bahasa Idonesia dan Sastra SD Kelas 1, Penerbit Erlangga
6. Buku Saya Ingin Terampil dan Kreatif D kelas 1, Penerbit Grafindo.
7. Buku Piwulang Basa SD Kelas 1, Penerbit Geugeur Sunten.

• Alat Peraga :
1. Gambar anggota tubuh.
2. Gambar keluarga dari majalah / foto keluarga.
3. Kartu huruf
4. Kartu bilangan.
5. Manik-manik, kelereng, batu-batuan, kerang.
6. Cat air , kuas
VI. Penilaian
Teknik Tes :
• Tes lisan.
1. Keberanian menjawab/ menyampaikan pendapat dalam diskusi kecil..
2. Ketepatan jawaban.
3. Keseriusan dan konsentrasi dalam menyimak pertanyaan.


• Tes tertulis
1. pilihan ganda
2. isian.
• Tes perbuatan.

Bentuk Tes :
1. Objektif tes
2. Non Objektif tes

Instrument Tes :
• LKS
• Lembar observasi.

Butir Soal :
1. IPS :
Isilah titik-titik di bawah ini !
1. nama saya .........
2. rumah saya di ......
3. adik saya ada .......
4. kakak saya ada ........
5. saya sekolah di ...........

2. IPA :
Silanglah a, b atau c pada jawaban yang tepat !
1. ini gambar ………..
a. mata b. telinga c. kaki
2. bila kita makan menggunakan ............
a. tangan b. hidung c. mulut.
3. membaca menggunakan ......
a. rambut b. mata c. Perut
4. mata saya ada ....
a. satu b. dua c. tiga.

5. supaya bersih gigi harus .....
a. dicuci b. digosok c. dicabut

3. PKN :
Isilah titik-titik di bawah ini !
1. ibu saya seorang ...................
2. anak perempuan bermain .............
3. layang-layang dimainkan oleh anak ................
4. sesama teman harus selalu ..............
5. bertengkar perbuatan ...........
4. Matematika :
1. gambar kelereng ada .........................
2. gambar bunga ada ........................
3. gambar pensil ada ...........................
4. bangku di kelas ada ......................
5. penghapus papan tuls di kelas ada .................








Mengetahui, ....................., ............... 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Tematik



_______________________ _______________________
NIP. NIP.

Pengembangan Bakat dan Kreativitas Peserta Didik

1. Pengertian Bakat
Menurut Semiawan (Ali dan Asrori 2005), bakat adalah kemampuan alamiah untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan, baik yang bersifat umum maupun bersifat khusus. Bakat umum apabila bakat yang berupa potensi itu bersifat umum, misalnya bakat intelektual umum. Sedangkan bakat khusus apabila bakat yang berupa potensi itu bersifat khusus, misalnya bakat akademik, bakat kinestetik, bakat seni atau bakat sosial.

A. Jenis-jenis Bakat
Setiap anak memiliki bakat yang berbeda-beda. Bakat khusus diklasifikasikan dalam lima bidang yaitu :
1. Bakat akademik khusus.
Misalnya bakat untuk memahami konsep yang berkaitan dengan angka-angka (numeric), logika bahasa (verbal) dan sejenisnya.
2. Bakat kreatif produktif.
Artinya bakat dalam menciptakan sesuatu yang baru misalnya, menghasilkan program komputer terbaru.arsitektur terbaru, dan sejenisnya.
3. Bakat seni.
Misalnya mampu mengaransemenmusik yang digemaribanyak orang, menciptakan lagu dalam waktu singkat.
4. Bakat kinestetik/psikomotorik.
Misalnya sepak bola dan bulu tangkis.
5. Bakat sosial.
Misalnya mahir melakukan nagosiasi, dan mahir dalam kepemimpinan.

B. Hubungan Antara Bakat dan Prestasi.
Menurut Munandar (Ali dan Asrori 2005) perwujudan nyata dari bakat adalah prestasi karena bakat sangat menentukan prestasi seseorang. Sekalipun demikian orsng yang berbakat belum tentu berprestasi. Hal ini karena bakay bersifat potensial yang membutuhkan latihan dan pengembangan secara maksimal. Berdasarkan penelitian terakhir, ditemukan bahwa sekitar 20% siswa SD dan SMP menjadi anak yang underachiever, artinya prestasi belajar yang mereka peroleh berada dibawah potensi atau bakat intelektual yang sesungguhnya mereka miliki.



2. Pengartian Kreativitas.
Menurut Rogers (Ali dan Asrori 2005), kreativitas merypakan suatu hasil munculnya hasil-hasil baru kedalam tindakan. Hasil-hasil baru itu berasal dari sifat-sifat unikindividu yang berinteraksi dengan individu lain. Kreativitas dapat muncul dalam situasi kebersamaan dan relasi yang bermakna.

Definisi kreativitas itu kemudian dikelompokkan kembali dalam empat kategori yaitu :
1. Person (pribadi).
Pribadi dari individu yang kreatif merupakan titik pertemuan antara intelegensi, gaya kognitif, dan kepribadian motivasi.
2. Press (pendorong).
Bias berasal dari diri sendiri (internal) maupun lingkungan (eksternal).
3. Process (proses).
4. Product (produk).
Keempat kategori “P” ini saling berkaitan. Pribadi kreatif yang melibatkan diri dalam proses kreatif, dengan dykungan atau dorongan dari lingkungan menghasilakan suatu produk kreatif.

A. Hubungan Antara Kretivitas dan Intelegensi.
Berdasarkan teori “ambang intelegensi untuk kreativitas” sampai tingkat intelegensi tertentu yang diperkirakan seputar IQ 120, ada hubungan yang erat antara intelegensi dan kretivitas. Produkkreativitas yang tinggi memerlukan tingkat intelegensi yang tinggi pula. Teori ini menemukan pula bahwa diatas ambang IQ > 120 tidak ada kolerasi yang tinggi lagi antara intelegensi dan kreativitas.

3. Identifikasi, Pengukuran Bakat dan Kreativitas.

A. Alasan Mengidentifikaso Bakat Kreatif.
1. Kreativitas sangat bermakna dalam kehidupan
2. Melalui pengukuran dan identifikasi bakat kreatif kita bias mengetahui kemampuan kreativitas setiap peserta didik.
3. Dengsn memshami bakat kreatif siswa yang terpendang kita bias membantu merancang kegiatan yang menantang dan menarik bagi siswa sehingga tercapai tujuan pembelajaran.




B. Mengidentifikasi Lima Bakat Khusus.

1. Bakat akademik khusus.
Dalam hal ini kita dapat menggunakan tes prestasi akademis. Tes ini bertujuan mengukur pembelajaran pengetahuan tentang fakta dan prinsip, dan kemampuan untuk menerapkannya dalam situasi sehari-hari. Tes prestasi akademik dimaksudkan untuk mengukur prestasi belajar sehubungan denagn kinerja pada mata ajaran disekolah.
2. Bakat Kreatif.
Alat untukj mengisentifikasi bakat ini yang berlaku di Indonesia diantaranya kreativitas verbal tes ini terdiri dari enam subtes yang mengukur dimensi berfikir divergen yakni : tes permulaan kata, tes menyusun kata, tes membentuk kalimat tiga kata, tes sifat-sifat yang sama, tes macam-macam penggunaan, tes apa akibatnya.
3. Bakat Seni.
Mengenali bakat seni bergantung pada metode observasi yang dinilai oleh ahli dalam bidang seni. Diharapkan ahli-ahli tersebut tidak hanya hanya menilai kemampuan reproduktif di bidang seni, tetapi juga kemampuan inovatif, melalui kecendrungan untuk dapat melepaskan diri dari bentuk seni yang konvensional tradisional.
4. Bakat Psikomotor.
Dalam melakukan identifikasi psikomotorik, diperlukan pemahaman melalui kemampuan-kemampuan yang terkait dengan kemampuan psikomotorik yang akan diukur. Kemampuan-kemampuan tersebut adalah kemampuan intelekyual (seberapa baik pengetahuannya tentang gerakan-gerakan yang dilakukannya), tingkat perkembangan keseluruhsn badan (apakah badannya berkembang dengan normal), misalnya kecepatan, kelenturan, koordinasi, dan lain-lain.
5. Bakat Sosial.
Bakat sosisl didefenisiakan oleh Marlan (Munandar 1992) sebagai bakat kepemimpinan yang tidak mencakup kemampuan intelektual, tetapi juga kepribadian. Berdasarkan tinjauan teori dan hasil riset ditemukan bahwa faktor yang paling erat kaitannya denagan kepemimpinan adalah: kapasitas, prestasi tanggung jawab, peran serta, status, dan situasi.